Jadwal Diklat

jadwal diklat

Berita Lain

Simdiklat 1

DJJ AKD

Migrasi ke Awan

Oleh Epa Elfitriadi

cloudcomputingKemajuan di bidang teknologi komputer dan internet terus berkembang pesat. Teknologi perangkat mobile beserta fitur-fiturnya pun terus mengalami perkembangan yang menggiurkan bagi para peminatnya. Hal ini didiukung juga dengan kecepatan internet di Indonesia yang sudah mengalami peningkatan daripada tahun-tahun sebelumnya. Sementara setiap harinya para pengguna tablet, komputer dan internet hampir selalu melakukan aktivitas yang bersinggungan dengan data. Karena itu, tidak mengejutkan, jika data-data tersebut seiring waktu semakin lama semakin banyak jumlahnya dan semakin banyak juga ruang penyimpanan data yang dibutuhkan. Itulah yang menjadi persoalan pengguna tablet, komputer dan internet. Maka, sebagian orang menyimpan data dengan menggunakan hard-drives yang besar pada komputernya, sebagian lagi memilih untuk menyimpannya ke dalam CD (compact disk) ataupun flash-disk, sebagian lagi malah memilih menghapus file-file yang lama agar dapat menyimpan file baru.

Seiring dengan itu, hard-disk dan media penyimpanan fisik lainnya seperti CD dan flash-disk tidak lagi sebagai satu-satunya media dalam penyimpanan data/informasi digital. Berbagai data dan informasi baik berbentuk foto, audio, video, dokumen, projek, dan lain sebagainya, dapat disimpan secara online menggunakan teknologi cloud. Tidak seperti media offline yang membutuhkan perangkat khusus, dengan adanya teknologi inisemua data tersimpan di server-cloud, sehingga pengguna bisa mengakses dan mengambil data tersebut kapan saja dan dimana saja selama terhubung ke jaringan internet. Pengguna pun tidak perlu khawatir kehilangan data ketika komputernya mengalami kerusakan atau terjadi bencana. Inilah yang dikenal dengan istilah cloud storage (penyimpanan awan) yang merupakan bentuk pengembangan dari sistem cloud computing (komputasi awan).

Teknologi cloud computing sendiri merupakan penggabungan antara pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan berbasis internet. Konsepnya mengacu pada penggunaan sumber daya komputasi baik hardware maupun software yang diwujudkan dalam bentuk layanan yang bisa diakses melalui jaringan internet. Istilah cloud computing atau “the cloud” sudah sangat populer di kalangan pemerhati dunia TIK (teknologi informasi dan komunikasi). Sejak awal kemunculan gagasan bentuk komputasi ini di sekitar tahun 1960an, seiring berjalannya waktu mengalami perkembangan sangat pesat dan semakin meningkat popularitasnya setiap harinya. Apalagi diperkuat dukungan kualitas jaringan komputer dan teknologi gadget yang ada, begitu juga dengan sistem cloud storage. Namun bagi sebagian masyarakat umum istilah tersebut masih belum familiar, meski realitasnya sebagian dari mereka mungkin sudah menggunakan teknologi sistem komputasi tersebut.

Cloud Computing

Secara resmi belum ada definisi baku dari istilah cloud computing atau komputasi awan. Namun secara umum pengertian cloud computing sebagaimana disebutkan dalam Wikipedia, merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dan pengembangan berbasis cloud (awan), dimana cloud (awan) dalam konteks tersebut merupakan metafora dari internet. Internet diibaratkan layaknya sebuah awan yang luas yang mampu menampung banyak hal mulai dari informasi, hingga program-program dalam satu tempat dan dapat dimanfaatkan dengan mudah oleh banyak orang.

Secara praktis, cloud computing dimengerti sebagai sebuah istilah untuk menggambarkan kegiatan komputerisasi (komputasi) yang dijalankan dalam waktu bersamaan dengan melibatkan banyak komputer yang terhubung pada jaringan online. Pada penerapannya biasanya merujuk pada server yang disediakan oleh penyedia layanan penyimpanan data. Data yang tersimpan di server bersifat permanen dan para pengguna/pelanggan bisa mengakses data aplikasi tersebut secara bersamaan melalui beberapa media seperti web browser, aplikasi, software dan lain sebagainya. Jadi cloud computing adalah teknologi komputasi yang menggunakan internet dan server pusat yang jauh lokasinya untuk menjaga/mengelola data dan aplikasi, yang menawarkan layanan fasilitas sharing sumber daya (resource) tanpa perangkat tambahan, biaya lebih terjangkau, dan penyimpanan data yang tidak terbatas.

Cloud computing membantu para pengguna untuk menggunakan aplikasi tanpa melakukan instalasi, mengakses file pribadi di komputer manapun selama terhubung dengan internet. Komputansi ini merupakan jenis solusi terbaik untuk penyimpanan dan pengolahan data untuk saat ini. Teknologinya memungkinkan efisiensi dengan memusatkan penyimpanan, memory, pemrosesan, dan bandwith.

Sebagai contohnya adalah Yahoo email dan Gmail. Pengguna tidak perlu software atau server untuk menggunakannya. Setiap pengguna hanya perlu terkoneksi internet dan mereka bisa mulai mengirimkan email. Software manajemen email dan server semuanya tersimpan di cloud (internet) dan secara total dikelola oleh penyedia layanan cloud computing (provider) seperti Yahoo, Google, ataupun lainnya. Para pengguna hanya perlu menggunakan software itu sendiri dan menikmati manfaatnya. Contoh lainya adalah Google Doc yang merupakan salah satu aplikasi pengolah kata berbasis internet yang berfungsi seperti halnya aplikasi Microsoft Word. Pengguna tidak perlu menginstall software-nya dalam komputer/laptop untuk bisa membuka, mengedit dan menggunakan fitur lainnya, karena software manajemen semuanya tersimpan di internet dan dikelola oleh penyedia layanan tersebut. Pengguna hanya perlu memiliki akun Google dan terkoneksi internet untuk dapat memanfaatkannya.

Dalam hal ini cloud computing menawarkan kecepatan akses, fleksibilitas, skalabilitas dan efisiensi biaya serta memiliki potensi untuk memperbaiki pengelolaan suatu sistem. Di antara berbagai manfaat teknologi cloud computing disebutkan Wikipedia sebagai berikut:

  1. Skalabilitas, yaitu kemampuan menambah kapasitas penyimpanan data yang disediakan oleh penyedia layanan cloud computing tanpa harus membeli peralatan tambahan, seperti hardisk dan lain-lain
  2. Aksesibilitas, yaitu kemudahan mengakses data kapan dan dimana pun para pengguna berada selama terkoneksi dengan internet
  3. Keamanan, yaitu data para pengguna bisa terjamin keamanannya oleh penyedia layanan cloud computing sekaligus mengurangi biaya yang diperlukan untuk mengamankan data para pengguna baik pengguna perorangan maupun perusahaan.
  4. Kreasi, yaitu para pengguna bisa melakukan/mengembangkan kreasi atau projek mereka melalui penyedia layanan cloud computing tanpa harus mengirimkan projek mereka secara langsung ke perusahaan tertentu.
  5. Kecemasan, yaitu ketika terjadi bencana alam data milik para pengguna akan tersimpan aman di cloud meskipun hardisk atau gadget pengguna tersebut rusak

Selain itu hal yang membuat cloud computing banyak diminati adalah karena komputansi ini memungkiankan pengguna menggabungkan cloud pada layanan pribadi (private) dengan cloud layanan publik. Ini membuat pengguna mampu menekan biaya pada bidang TI karena hanya data yang benar-benar sensitif yang disimpan pada cloud private sementara yang lainnya dapat disimpan pada layanan cloud publik tapi sewaktu-waktu dapat ditarik ke cloud private jika data itu berubah menjadi data yang sensitif.

Cloud Storage

Cloud storage merupakan salah satu bentuk implementasi pengembangan teknologi cloud computing, berfungsi sebagai media penyimpanan data digital yang memanfaatkan adanya server virtual sebagai media penyimpanan. Data digital yang dapat disimpan adalah data tertulis, audio, visual hingga program atau pun aplikasi digital.

Tidak seperti media penyimpanan perangkat keras pada umumnya seperti CD atau hard disk, teknologi cloud storage tidak membutuhkan perangkat tambahan apapun. Yang diperlukan untuk mengakses file digital hanyalah perangkat komputer atau gadget yang telah dilengkapi layanan internet.

Saat ini cloud storage bukan saja menjadi tren dunia TI melainkan juga sudah menjadi kebutuhan. Hard disk dan beserta media penyimpanan lainnya tidak lagi menjadi media tunggal dalam penyimpanan informasi, sudah banyak orang yang menyimpan informasi secara online, baik itu foto, dokumen, project-project, dll. Secara umum beberapa keuntungan menggunakan layanan cloud storage sebagai media penyimpanan data, di antaranya :

  1. Akses data yang tersimpan pada cloud storage dapat dilakukan dari manapun dan kapanpun, selama terhubung dengan internet
  2. tidak perlu repot-repot lagi membawa banyak CD atau membawa hard disk eksternal, karena data tersimpan pada database virtual dengan kapasitas daya tampung yang dapat ditingkatkan
  3. mengurangi resiko kehilangan data jika komputer, hard disk atau CD mengalami masalah dan kerusakan, karena data tersimpan pada database virtual
  4. berkolaborasi atau bekerja secara bersama-sama untuk saling bertukar pikiran dan ide sehingga tugas/pekerjaan dapat dilakukan lebih efektif dan cepat selesai.
  5. jika diperlukan, dapat berbagi data yang tersimpan pada cloud storage dengan mudah.

Dengan perkembangan tersebut, semakin banyak muncul berbagai macam merk layanan cloud storage. Walaupun mayoritas layanan cloud storage yang ada menawarkan opsi premium, tetapi opsi gratisannya menawarkan kapasitas yang relatif cukup bagi kebanyakan orang. Apalagi para pengguna masih bisa menambahkan kapasitas penyimpanannya jika merekomendasikan layanan cloud storage tadi ke rekan-rekan atau orang lain, sebab mayoritas layanan cloud storage menerapkan sistem referral.

Beberapa website penyedia layanan cloud storage gratisan di bawah ini memberikan fasilitas penyimpanan sampai total kapasitas hampir 50 TB dan bahkan tanpa batas (unlimited).

1. Kapasitas 1 GB :

2. Kapasitas 2 GB :

3. Kapasitas 3 GB :

4. Kapasitas 5 GB :

5. Kapasitas mulai 5 GB – 10 GB

6. Kapasitas 7 GB :

7. Kapasitas 10 GB :

8. Kapasitas 15 GB :

9. Kapasitas mulai 15 GB – 25 GB

10. Kapasitas 20 GB :

11. Kapasitas 25 GB :

12. Kapasitas 50 GB :

13. Kapasitas 100GB – 1TB

14. Kapasitas 250 GB :

15. Kapasitas 2 TB (2048 GB) :

16. Kapasitas 10 TB :

17. Kapasitas 36 TB :

18. Kapasitas TANPA BATAS / UNLIMITED :

 

Jadi, tunggu apa lagi? Mari manfaatkan layanan teknologi tersebut untuk membantu aktivitas sehari-hari. Dan masih belum terlambat untuk bermigrasi menggunakannya. Kenali perubahannya dan jadilah bagian dari perubahan itu. Sebab diyakini, cloud computing adalah teknologi yang akan terus berkembang. Ke depan, bukan tidak mungkin jika semua data digital yang ada di dunia ini akan tersimpan pada layanan cloud computing tersebut. []

Peta Lokasi

Akses Cepat

Kementerian Agama
Website resmi Kemenag RI

DJJ Pusdiklat Teknis
Diklat Jarak Jauh Pusdiklat Teknis

Badan Litbang dan Diklat
Website resmi Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI

Video Terkini

Video lainnya klik disini