1Profil         1Layanan Publik1Regulasi    1Gallery  1Data1Fasilitas   1Kontak  1FAQ


Kader Penggerak Kerukunan Umat Beragama sebagai Ujung Tombak Mengantisipasi dan Mengelola Konflik

20160513 kub1 2CIPUTAT - Konflik keagamaan dari tahun ke tahun cenderung masih menjadi ancaman yang menghawatirkan.Sikap intoleransi masyarakat masih menjadi faktor dominan pemicu konflik yang tidak jarang berujung pada tindak kriminalitas. Untuk itu, mengingat pentingnya membangun keharmonisan dalam masyarakat plural ini, Pusdiklat Teknis menggelar sekaligus 2 (dua) angkatan Diklat Teknis Substantif Keagamaan bagi Penggerak Kerukunan Umat Beragama.

Sejumlah kader penggerak kerukunan umat beragama utusan dari berbagai provinisi di Indonesia saat ini tengah mengikuti diklat yang diselenggarakan dari tanggal 10 s.d 20 Mei 2015 di Kampus Pusdiklat Kementerian Agama Ciputat. 

Para peserta diklat yang mewakili agama-agama di Indonesia ini merupakan kader-kader penggerak kerukunan agama di wilayahnya masing-masing. Diakui, peran para kader ini sangat penting di tengah-tengah masyarakat plural ini. Sebab, beragam aliran keagamaan yang dipandang sebagai pluralitas fakta sosial bisa menjadi potensi kekuatan sekaligus potensi bencana. Mereka diharapkan mampu berperan dalam mengantisipasi dan mengelola konflik, baik vertikal  maupun horizontal. Mereka juga diharapkan mampu membangun jalinan networking yang kuat dan terpercaya agar bisa bersinergi dengan berbagai lembaga terkait.

Dalam diklat ini para peserta akan memperoleh berbagai wawasan, ilmu pengetahuan, dan keterampilan yang akan dibutuhkan di lapangan. Selain dibekali materi-materi regulasi dan kebijakan di bidang agama dan keagamaan, juga materi-materi substantif terkait pemeliharaan kerukunan. Diantaranya, wawasan kebangsaan, sejarah etnoreligious di Indonesia, geneologi dan dinamika radikalisme, pencegahan dan penanganan radikalisme, konflik-konflik keagamaan aktual, pencegahan konflik, eskalasi konflik dan teknik mediasi, penyelesaian konlfik dan langkah koersif, potret kerukunan di berbagai daerah, prosedur pendirian rumah ibadah, kode etik penyiaran agama, serta tugas dan tanggung jawab kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan.

Untuk itu, Pusdiklat Teknis menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, berasal dari Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB), UIN Syarif Hidayatullah, Balitbangdiklat dan Kemenag Pusat. Untuk lebih memantapkan lagi pemahaman para peserta, panitia telah merencanakan kegiatan studi lapangan ke Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang berada di wilayah Sukabumi, Jawa Barat. 

Diklat yang dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, Prof. H. Abd. Rachman, Ph.D, Rabu (11/05) mengikutksertakan 60 orang peserta utusan dari berbagai Kanwil Kemenag Provinsi di Indonesia dan mewakili agama-agama di Indonesia. Dan akan berlangsung selama 10 hari hingga Jum'at (20/05). [elf]

Peta Lokasi

Akses Cepat

Kementerian Agama
Website resmi Kemenag RI

DJJ Pusdiklat Teknis
Diklat Jarak Jauh Pusdiklat Teknis

Badan Litbang dan Diklat
Website resmi Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI

Video Terkini

Video lainnya klik disini